Cukupkanlah Dia-lah Penentu Terbaik


Hanya lewat tulisan hati ini bersua
Bergumam rintihan qolbu
Tak banyak kata yang mampu kukumandangkan
Setiap bait seolah hati ini menanti menahan rasa
Kubiarkan air mata ini menetes dengan sendirinya
Air mata ini menjadi saksi akan kebisuan ini
Rasa yang tak bertepi hanya membuatku beku
Tuhan inilah keterbatasan hati
Ajari terus aku jadi wanita dengan penuh ketegaran hati
Hingga ku mampu melalui skenarioMU dengan sejuta kesabaran
Mungkin karena aku kufur hingga begitu cepatnya ku terpaku
Tak pernah kuduga lukisan yang ku ukir membuat belenggu jiwa
Lagi-lagi inilah rahasiaMU yang tak pernah kutau
Begitu samar tak berhias
Diriku lelah.. diriku tak berdaya..
Hanya diriMU lah yang selalu membuatku kuat
Terimaksih..
Walaupun hanya diam menjadi pilihanku tapi aku percaya inilah yang terbaik

Ketika Kau anugrahkan fitrah yang tak kuduga
Fitrah itu yang membuatku melukis sejuta rasa yang begitu samar
Tuhan apakah ini adalah cinta
Cinta yang begitu cepat yang bisa kurasakan
Kuterdiam bergumam dalam sanubari
Kenapa mesti dia yang tak ku tau sosok dirinya
Tuhan jangan biarkan rasa ini menyiksaku dengan penuh pengharapan semu
Aku tau inilah caraMU tuk mengajariku berjuta kesabaran hati
Jika ia adalah yang terbaik dari yang terbaik di mataMU
Berikanlah segelimpah kemudahan dan kelancaran menuju harapanMU yang suci
Walau dalam perjalanan ini aku harus bersabar akan proses yang panjang yang kadang membuatku jenuh
Apalah daya, inilah rasaku yang tak kuasa aku rangkai sendiri
Sebait do’a menjadi tinta warna dalam lukisan perjalananku
Penantian yah inilah penantianku kepadamu belahan jiwaku
Inilah aku dengan keterbatasanku
Hanya ukiran sanubari ketulusan yang akan menyambutmu dengan senyuman indah
Hingga bukan tahta.. bukan fisik.. bukan juga karena harta yang membuat diri ini memilihmu
Tapi karena agamaMU aku bertahan sejauh ini
Menunggu walau nampak semu seperti kabut asap di langit pada malam hari
keshalehanmulah yang menjadi prioritas pilihanku kepadamu

Tuhan jika ia yang bertaut pada hati ini bukanlah pilihan terbaikMU
Perlahan-lahan hapuslah rasa yang telah terukir ini
Biarlah ini hanya menjadi hiasan dalam torehan pelayaran menuju ridhoMU
Aku percaya rencanaMu yang sungguh terbaik
Tak ada yang Kau anugrahkan itu sia-sia
Hanya saja waktu dan proses yang menjadi keindahan pelayaran dan perjalanan yang menjadi saksi menuju hasil yang luar biasa dalam balutan cintaMU yang hakiki

*tetaplah menjadi kupu-kupu yang indah dalam penantiannya* _DH_

Tetaplah bersabar akan sekenario-Nya.. indah pada waktunya ^_^

Tetaplah bersabar akan sekenario-Nya..
indah pada waktunya ^_^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s