Sebagai Muslimah

2

Menghembuskan Nafas..
Mengelus dada..
Mulut pun berucap sabar..sabar..harus tetep sabar..!!!

Hadapi dan jalani saja dengan senyuman..
Tak boleh kujadikan beban..
Harus tetap tunjukan sosok yang dapat mencerminkan kepribadian yang terbaik dan memberikan tauladan yang baik,sehingga mampu bertanggung jawab,bijaksana,dewasa,dan tetep menjadi sosok yang kokoh,tegar,nan tanguh..sebagai
muslimah..

~ Dinni Hanidah ^^

Iklan

^_* UKHUWAH ISLAMIYAH *_^

0

Bismillahirrohmanirrohim…

 

Seperti yang telah diketahui bahwa Perjuangan Islam tidak akan tegak tanpa adanya ukhuwah Islamiyah. Islam menjadikan persaudaraan dalam Islam dan Iman sebagai dasar bagi aktifitas perjuangan untuk menegakkan agama Allah dimuka bumi. Persaudaraan yang kuat akan melahirkan rasa persatuan dan kesatuan sekaligus juga dapat menenangkan hati manusia. Banyak hal yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari yaitu persaudaraan yang tidak kuat dan kekal, persaudaraan yang tidak kuat itu secara otomatis menjadikan persatuan dan kesatuan umat tercerai berai karena persaudaraan tersebut tidak berdasarkan persaudaraan Islam. Persaudaraan Islam yang dijalin oleh Allah SWT merupakan ikatan terkuat yang tiada tandingannya. Dan perpecahan dikalangan umat dewasa ini terjadi disebabkan karena mereka tidak melaksanakan Ukhuwah Islamiyah, dan tidak memenuhi persyaratan Ukhuwah yaitu mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah yang bersungguh-sungguh. Ukhuwah Islamiyah merupakan hal yang sentral dan pokok yang harus ditegakkan demi kelangsungan kejayaan umat Islam, dan Ukhuwah Islamiyah ini terbagi menjadi empat macam yaitu Ukhuwah ‘ubudiyyah, Ukhuwah insaniyyah ( basyariyyah ), Ukhuwah wathaniyah, dan Ukhuwan fi din Al-Islam. Jadi Ukhuwah Islamiyah adalah Persaudaraan diantara umat Islam, yang tidak terpecah belah, yang seperti badan sekujur satu sakit yang lain juga merasakan sakit juga. Ukhuwah Islamiyah mempunyai tingkatan – tingkatan yaitu:

 

1. Ta’aruf (saling mengenal). Merupakan terjadinya interaksi yang dapat lebih mengenal karakter individu yang satu dengan individu yang lainnya.

2. Tafahum (saling memahami). Saling memahami adalah kunci Ukhuwah Islamiyah. Tanpa tafahum maka ukhuwah tidak akan berjalan. Dengan saling memahami maka setiap individu akan mudah mengetahui kekuatan dan kelemahannya dan juga dapat menerima perbedaan.

3. Ta’awun (saling menolong). Saling membantu dalam kebaikan adalah kebahagiaan tersendiri. Manusia adalah makhluk sosial yang butuh berinteraksi dan butuh bantuan orang lain

4. Takaful (saling menanggung). Takaful adalah tingkatan ukhuwah yang tertinggi yaitu sesama umat muslim rasa sedih dan senang harus diselesaikan bersama.

Persaudaraan dengan seluruh umat manusia (Ukhuwah Insaniyah) mengandung arti bahwa seluruh umat manusia adalah saudara karena mereka berasal dari seorang ayah dan ibu. Manusia mempunyai motivasi dalam menciptakan iklim persaudaraan hakiki yang tumbuh dan berkembang atas dasar rasa kemanusiaan yang bersifat universal.

 

 

Tidaklah dua orang muslim berjumpa, lalu keduanya berjabat tangan, kecuali keduanya diampuni sebelum keduanya bepisah.” (H.R. Abu Daud) 

 

Diriwayatkan oleh Imam Mlik dalam Al Muwatha’ dari abi Idris Al Khaulany rahimahullah bahwa ia berkata:

 

“Aku pernah masuk Masjid Damaskus. Tiba-tiba aku jumpai seorang pemuda yang murah senyum yang dikerumuni banyak orang. Jika Mereka berselisih tentang sesuatu maka mereka mengembalikan kepada pemuda tersebut dan meminta pendapatnya. Aku bertanya tentang dia, lalu dikatakan oleh mereka,’Ini Muadz bin Jabal.’ Keesokan harinya , pagi-pagi sekali aku dating ke masjid itu lagi dan kudapati dia telah berada di sana tengah melakukan shalat. Kutunggu ampai dia selesai melakukan shalat kemudian aku temui dan kuucapkan salam kepadanya. Aku berkata,’Demi Alloh aku mencintaimu. Lalu ia bertanya.’Apakah Alloh tidak lebih kau cintai?’ Aku jawab,’Ya Alloh aku cintai’. Lalu ia memegang ujung selendangku dan menariknya seraya berkata,’Bergembiralah karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah saw, berabda,”Alloh berfirman, cinta-Ku pasti akan mereka peroleh bagi orang yang saling memadu cinta karena Aku, saling mengunjungi karena Aku, dan saling memberi karena Aku.” 

 

MAKNA UKHUWAH ISLAMIYAH

 

Kata ukhuwah berakar dari kata kerja akha, misalnya dalam kalimat “akha fulanun shalihan”, (Fulan menjadikan Shalih sebagai saudara). Makna ukhuwah menurut Imam Hasan Al Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah.

 

Hakekat Ukhuwah Islamiyah:

 

1.Nikmat Allah (Q.S. 3:103)

 

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.”

 

2.Perumpamaan tali tasbih (Q.S.43:67)

 

“Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “”Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku””.”

 

3.Merupakan arahan Rabbani (Q.S. 8:63)

 

dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

 

4.Merupakan cermin kekuatan iman (Q.S.49:10

 

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.

 

Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Jahiliyah:

 

Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan akidah dan syariat Islam

Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas waktu dan tempat), yaitu ikatan selain ikatan akidah (missal:ikatan keturunan orang tua-anak, perkawinan, nasionalisme, kesukuan, kebangsaan, dan kepentingan pribadi)

 

Peringkat-peringkat ukhuwah:

Ta’aruf adalah saling mengenal sesama manusia. Saling mengenal antara kaum muslimin merupakan wujud nyata ketaatan kepada perintah Allah SWT (Q.S. Al Hujurat: 13)

 

Tafahum adalah saling memahami. Hendaknya seorang muslim memperhatikan keadaan saudaranya agar bisa bersegera memberikan pertolongan sebelum saudaranya meminta, karena pertolongan merupakan salah satu hak saudaranya yang harus ia tunaikan.

 

Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad saw., beliau bersabda, “Barangsiapa menghilangkan kesusahan seorang muslim, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahannya di hari kiamat. Barang siapa menutupi aib di hari kiamat. Allah selalu menolong seorang hamba selama dia menolong saudaranya.” (H.R. Muslim)

Ta’awun adalah saling membantu tentu saja dalam kebaikan dan meninggalkan kemungkaran 

 

 

Hal-hal yang menguatkan ukhuwah islamiyah:

 

1. Memberitahukan kecintaan kepada yang kita cintai

Hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda: “ Ada seseorang berada di samping Rasulullah lalu salah seorang sahabat berlalu di depannya. Orang yang disamping Rasulullah tadi berkata: ‘Aku mencintai dia, ya Rasullah.’ Lalu Nabi menjawab: ‘Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya?’ Orang tersebut menjawab: ‘Belum.’ Kemudian Rasulullah bersabda: ‘Beritahukan kepadanya.’ Lalu orang tersebut memberitahukan kepadanya seraya berkata: ‘ Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.’ Kemudian orang yang dicintai itu menjawab: ‘Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.”

 

2. Memohon didoakan bila berpisah

“Tidak seorang hamba mukmin berdo’a untuk saudaranya dari kejauhan melainkan malaikat berkata: ‘Dan bagimu juga seperti itu” (H.R. Muslim)

 

3. Menunjukkan kegembiraan dan senyuman bila berjumpa

“Janganlah engkau meremehkan kebaikan (apa saja yang dating dari saudaramu), dan jika kamu berjumpa dengan saudaramu maka berikan dia senyum kegembiraan.” (H.R. Muslim)

4. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim)

“Tidak ada dua orang mukmin yang berjumpa lalu berjabatan tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah.” (H.R Abu Daud dari Barra’)

 

5. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara)

 

6. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu

 

7. Memperhatikan saudaranya dan membantu keperluannya

 

8. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya

 

9. Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan 

 

MANFAAT UKHUWAH ISLAMIYAH

1. Merasakan lezatnya iman

2. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi)

3. Mendapatkan tempat khusus di surga (Q.S. 15:45-48) 

 

Di antara unsur-unsur pokok dalam ukhuwah adalah cinta. Tingkatan cinta yang paling rendah adalah husnudzon yang menggambarkan bersihnya hati dari perasaan hasad, benci, dengki, dan bersih dari sebab-sebab permusuhan

Al-Qur’an menganggap permusuhan dan saling membenci itu sebagai siksaan yang dijatuhkan Allah atas orang0orang yang kufur terhadap risalahNya dan menyimpang dari ayat-ayatNya. Sebagaiman firman Allah Swt dalam Q.S. Al-Ma’idah:14

 

Ada lagi derajat (tingkatan) yang lebih tinggi dari lapang dada dan cinta, yaitu itsar. Itsar adalah mendahulukan kepentingan saudaranya atas kepentingan diri sendiri dalam segala sesuatu yang dicintai. Ia rela lapar demi kenyangnya orang lain. Ia rela haus demi puasnya prang lain. Ia rela berjaga demi tidurnya orang lain. Ia rela bersusah payah demi istirahatnya orang lain. Ia pun rela ditembus peluru dadanya demi selamatnya orang lain.

Islam menginginkan dengan sangat agar cinta dan persaudaraan antara sesama manusia bisa merata di semua bangsa, antara sebagian dengan sebagian yang lain. Islam tidak bisa dipecah-belah dengan perbedaan unsure, warna kulit, bahasa, iklim, dan atau batas negara, sehingga tidak ada kesempatan untuk bertikai atau saling dengki, meskipun berbeda-beda dalam harta dan kedudukan. 

 

wawallahu a’lam bisoab..

 

~ Dinni. H.

Jadi Korban Mode ‘Berpakaian Tapi Telanjang’

0

Saat ini banyak banget muslimah yang sudah menutup aurat. Di satu sisi, senang sih karena itu artinya syariat Islam sudah bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Kerudung dan jilbab menjadi pemandangan umum dan tak lagi dipandang aneh seperti yang terjadi belasan tahun lalu. Namun di sisi lain, ada banyak pemandangan tak sedap berkaitan dengan fenomena muslimah berjilbab ini.

Berpakaian tapi telanjang. Rasulullah pernah ‘meramalkan’ akan datangnya zaman ini. Maksudnya apa tuh? Berpakaian sih berpakaian, tapi seluruh lekuk liku tubuh pemakainya terlihat semua.

Mulai dari celana legging yang ketat sehingga membentuk (maaf) underwear hingga kaos transparan yang jelas-jelas menunjukkan ukuran bra seseorang. Parahnya, di atas kepala menutup rambutnya ada sehelai kain yang dililitkan ke leher sehingga seringkali kalung dan anting-antingnya terlihat.

Sedih tentunya melihat pemandangan seperti di atas itu. Gimana enggak, bila fungsi pakaian yang seharusnya adalah menutupi aurat malah digunakan sebaliknya. Kerudung yang seharusnya menjadi identitas seorang muslimah, disalahgunakan pada potongan yang jelas-jelas malah bertentangan dengan definisi menutup aurat sendiri.

Tak jarang orang mencibir karena salah paham tentang fenomena muslimah berjilbab. Padahal jelas-jelas, mereka sangat jauh dari definisi berjilbab yang dimaksud oleh Islam.

…Kerudung yang seharusnya menjadi identitas seorang muslimah, disalahgunakan pada potongan yang jelas-jelas malah bertentangan dengan definisi menutup aurat sendiri… 

Jangan antipati dulu bila kamu mendapati ada teman muslimah kamu yang berpakaian seperti ini. Bukan tak mungkin mereka itu ternyata belum tahu bagaimana seharusnya seorang muslimah berpakaian.

Mereka ini hanyalah korban mode (kormod) yang sekarang lagi ngetren dipraktikkan banyak selebritis tanah air. Karena blow up media yang terus-menerus, akhirnya gaya berpakaian asal para selebritis itu lengkap dengan kerudungnya dijadikan panutan oleh masyarakat kita.

Sobat muda muslimah, semoga kamu bukan menjadi bagian dari mereka yang kormod itu. Di mana-mana yang namanya korban pasti nggak enak banget. Lebih baik kamu menjadi pelopor di tengah-tengah temanmu dengan tampil beda. How?

Pakailah pakaian muslimah yang syar’i atau yang sesuai dengan ajaran islam.

…So muslimah, berpakaianlah sebagaimana seharusnya seorang perempuan muslim itu berpakaian. Gak usah aneh-aneh sok ikutan mode tapi malah kesannya telanjang… 

Nah, moga aja sedikit penjelasan ini membuat kamu makin cerdas tentang definisi kerudung dan jilbab. Juga paham bagaimana seharusnya muslimah itu berpakaian yang layak menurut Qur’an, bukan semaunya sendiri ikut-ikutan selebritis. Jangan sampai kamu turut ambil bagian menjadi perempuan yang berpakaian tapi telanjang. Ih…naudzhubillah deh.

So muslimah, berpakaianlah sebagaimana seharusnya seorang perempuan muslim itu berpakaian. Gak usah aneh-aneh sok ikutan mode tapi malah kesannya telanjang. Setuju kan? Muslimah shalihah yang cerdas pasti gak nolak kan? Pasti itu. Sip deh ^_^

 

~ Dinni. H.

KARENA AKU SEORANG WANITA

0

Tidak semua wanita berjilbab itu shalehah….

Tapi, wanita shalehah itu pasti berjilbab…

 

Jika hidup ini adalah pilihan, kenapa hanya sedikit wanita yang memilih untuk menjadi wanita shalehah ???

Yang hidupnya dikagumi dunia dan di nanti di surga.

Jika Allah SWT menjadikan islam itu mudah, bukan berarti hal yang wajib menjadi sunnah untuk dilaksanakan dan jika berjilbab itu wajib, bukan berarti seorang wanita bisa seenaknya pamer aurat  akan kecantikan fisiknya sehinnga entengnya mengatakan “ aku belum siap…belum siap…dan belum siap” kata-kata yang sering terlontar, mau sampai kapankah engaku seperti itu????

Emangnya kau dapat menjamin Allah akan memberikan kesempatan dengan waktu yang lama untukmu??? OOOOOOhhhhh NO !!!!!

Kita tak pernah tau azal kita kapan, mungkin bisa tahun depan ^mungkin^,tahun ini ^mungkin^,bulan depan ^ mungkin^,bulan ini ^mungkin^,minggu depan ^mungkin^,minggu ini ^mungkin^,lusa ^mungkin^,besok ^mungkin^,beberapa jam lagi ^mungkin^,beberapa menit lagi atau malah beberapa detik lagi dari sekarang ^mungkin^… karena kita tak pernah tau… masih mau mengatakan belum siapkah?????? Mau sampai kapan kawan?????

Dan tak lupa bukan hanya bagian luar/secara fisik yang kau jilbabi tapi hatimu juga pun wajib kau jilbabi agar kecantikan dirimu sebagai muslimah sungguh indah mempesona….

 

Wajib tetap harus dilaksanakan dan dosa pun tetap ditulis, dan ini merupakan ketetapan-Nya.  Allah pun menjelaskan dalam Al-Qur’an.

Bismilllah….

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung ( QS. An-Nuur:31)”.

 

Aku memang tak pandai seperti Ibu megawati yang bisa menjadi  Seorang Presiden yang dengan dalilnya, bisa lebih merdeka, yang dengan janjinya kita bisa kaya. Tapi aku tak ingin seperti beliau, Kau tau kawan kenapa????? Karena dalam surah An-nisa Allah menjelaskan, bismillah…. “Ar Rijalu Qowamuna ‘alannisa” kaum laki-laki  adalah pemimpin bagi kaum wanita, sehinnga dengan berarti laki-laki lebih baik daripada wanita untuk jadi seorang pemimpin.

Lagi-lagi karena aku seorang wanita

Aku memang tak pandai menggugat dan bersuara, bukan karena aku tak mempunyai keberanian yang menyala, bukan karena aku menutup mata, bukan karena aku menutup telinga dan bukan pula karena aku adalah seorang wanita. Kau tau kenapa kawan ?????  karena aku suka bertindak dengan realita dan aksi yang nyata, karena aku suka menanggapi semua dengan lemah lembut khasnya wanita, karena aku lebih suka mendekat dengan tajamnya rasa. Kau tau kenapa kawan ?????  karena aku seorang wanita.

 

Aku memang tak pandai bersolek yang dilakukan kebanyakan kaum hawa yang biasa menampilkan perhiasan hingga membuat kaum adam terbuai dosa, baik disengaja ataupun tidak. kau tau kenapa kawan ?????  karena aku seorang wanita yang dimuliyakan dalam islam yang tertera dalam Al-Qur’an untuk menutup aurat, karena yang boleh ditampakannya hanya kepada muhrimnya. Kau tau kenapa kawan ?????   karena islam sangat menghormati seorang wanita  sehingga seorang wanita shalehah seperti mutiara didasar laut. Katakankah kawan “ aku seorang wanita yang akan selalu belajar mengikuti jejak ketegaran dan kesabaran siti khadijah dan para shohabiyahnya, siti khadijah ialah istri Rasulullah sebagai wanita muslim pertama yang bersyahadat pada Allah dan Rasul-Nya.

Ayooo……kawan kita bermuhasabah…. dalam perubahan yang selalu…selalu…selalu jadi sosok lebih baik dimata Allah…. !!!!!      “SEBELUM TERLAMBAT KAWAN”

Wawallahu a’lam bisoab….^______^

 

~ Dinni. H.

Untukmu Wanita Muslimah

4

Mengutip dari sebuah note….

Untukmu Wahai Para Wanita….

 

Bismillahirrahmanirrahim..

Ukhti..

Kau mungkin agak lelah dalam penantian, tapi yakinlah bahwa aku kan datang menjemputmu. Bukan bak pangeran berkuda putih yang gagah atau pun bak pujangga yang melamrmu dengan sejuta puisi. Ku akan menjemputmu dengan sebuah kesederhanaan untuk membawamu membangun cinta dalam naunganNya.

Ukhti..

Kau lah tulang rusukku yang hilang, maka bersabarlah sampai ku datang menyempurnakan dien kita. Kau lah bidadariku kelak, maka jagalah izzah mu sampai ku datang dengan gagah pada ke dua orang tuamu. Bukan untuk mengajakmu menyenangkan syetan dalam maksiat.

Ukhti..

Nantilah aku dengan penuh ketenangan. Tenangmu bukan berarti diam tanpa arti. Tenangmu bukan berarti hanya menunggu termenung. Namun tenangmu adalah doa dan tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Ukhti.. Sabarlah dalam penantianmu. Ku tahu kau setegar Fatimah, secerdas Aisyah namun kau tak seberani Khadijah yang berani melamar Rasulullah Alaihi Wasallam lebih dulu. Tapi aku yakin, di balik ketidak beranianmu tersimpan sejuta arti untuk pangeranmu kelak.

Ukhti..

Jagalah Iffahmu sebelum ku jemput. Jagalah hijjabmu tuk senantiasa terperihara. Bukan untukku, tapi untuk dirimu sendiri. Tapi hati ini tak mampu menolak, kau begitu mempesona saat kau halal untukku kau di balut jilbab yang begitu indah.

Ukhti..

Dekatkanlah dirimu kepada Allah sebelum kau mendekat padaku nanti. Dia lah yang lebih tau yang terbaik untukmu,Dia lah yang mampu mendekatkan hati kita, Dia lah yang mampu membolak-balikkan kita. Maka senantiasalah serahkan hatimu untukNya.

Ukhti..

Kau lah bidadariku. Maka percantiklah dirimu dalam penantian dengan memperbaiki dirimu, dengan memperbanyak ilmu. Karna ku yakin dan kau pun yakin, wanita yang baik untuk laki-laki yang baik.

Yakinlah yaa ukhti fillah.. Sang Sutradara kehidupan sedang memberikanmu jalan untuk menggapai Jannah-Nya.

Wallahua’lam bi Shawwab

 

~ Dinni. H.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

0

Ya Allah sampaikan salawat kepada Muhammad dan Keluarga Muhammad

Dengarlah doaku, ketika aku berdoa pada-Mu

Dengarlah seruanku, ketika aku menyeru-Mu

Hampiri daku, ketika aku memanggil-Mu

 

Aku telah lari menuju-Mu

berhenti di hadapan-Mu

bersimpuh pada-Mu, berserah diri pada-Mu

mengharapkan pahalaku dari hadirat-Mu

Engkau ketahui apa yang ada dalam diriku

Engkau kenali segala keperluanku

Engkau arif akan apa yang tergetar dalam hatiku

Tak tersembunyi bagi-Mu urusan kepulangan dan kembaliku

dan apa yang ingin aku ungkapkan semuanya dari mulutku

dan aku ucapkan dengan keinginanku dan mengharapkannya untuk hari akhirku.

 

Sudah berlaku ketentuan-Mu padaku duhai Junjunganku

apa yang terjadi padaku sampai akhir umurku

baik yang tersembunyi maupun yang tampak padaku

di tangan-Mu bukan di tangan selain-Mu

kelebihanku dan kekuranganku, manfaatku dan madaratku

 

Ya Rabbi, jika sekiranya Engkau menahan rejekiku

maka siapa lagi yang akan memberikan rejeki padaku

Jika Engkau mengabaikan aku

maka siapa lagi yang akan membelaku

 

Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari marah-Mu dan terlepasnya murka-Mu

Ya Rabb, jika aku tidak layak memperoleh kasih-Mu

Engkau sangat layak untuk memberikan anugrah kepadaku dengan keluasan karunia-Mu

Ya Allah, seakan diriku telah tersungkur di hadapan-Mu

dan sebaik-baiknya kepasrahaku pada-Mu telah menaungi aku

lalu Engkau berkata apa yang layak Engkau katakan dan Kau liputi aku dengan ampunan-Mu

 

Ya Allah, jika Engkau ampuni aku siapa lagi yang lebih pantas melakukannya salain-Mu Jika sekiranya ajalku sudah dekat, tetapi amalku tidak mendekatkanku kepadaMu

maka telah aku jadikan pengakuan dosa ini sebagai wasilahku kepada-Mu

 

Ya Allah, aku telah berbuat zalim dalam memandang diriku

Celaka sudah diriku, jika saja Engkau tidak mengampuninya

 

Ya Ilahi, tidak henti-hentinya kebaikan-Mu mengalir padaku hari-hari hidupku,

maka jangan putuskan kebaikan-Mu padaku pada hari kematianku

 

Ya Allah, bagaimana mungkin aku berputus asa pada pandangan baikku kepada-Mu

setelah kematianku

padahal Engkau tidak memberikan kepadaku selain yang indah saja dalam hidupku

Ya Allah, perlakukanlah aku apa yang Engkau layak melakukannya

Kembalilah padaku dengan karunia-Mu yang Kauberikan kepada pendosa yang sudah dipenuhi kebodohannya

 

Ya Ilahi, jika telah Kaututupi dosa-dosaku di dunia

padahal aku sangat memerlukan penutupan pada hari akhirat nanti

karena Engkau tidak menampakkannya di hadapan orang-orang yang saleh

maka jangan mempermalukan aku pada hari kiamat di hadapan para saksi

 

Ya Rabbi, anugrah-Mu meluaskan harapku

maaf-Mu lebih utama dari amalku

Ya Rabb, bahagian aku ketika berjumpa dengan-Mu pada hari kautetapkan keputusan di antara hamba-hamba-Mu

 

Ya Allah, permohonan maafku kepada-Mu

adalah permohonan seseorang yang sangat memerlukan penerimaan permohonannya Terimalah permohonan maafku

Wahai yang paling pemurah untuk dimohonkan oleh para pendosa

 

Ya Allah, janganlah kautolakkan keperluanku

jangan Kausia-siakan kedambaanku

jangan kau putuskan dari-Mu harapanku dan cita-citaku

 

Ya Rabbi, sekiranya Engkau ingin menjatuhkan aku, tentulah Engkau tidak memberikan petunjuk kepadaku

sekiranya Engkau ingin mempermalukanku,

tentulah Engkau tidak menyelamatkan daku

 

Ya Rabb, tak pernah aku mengira Engkau akan menolak keperluan yang untuk

memperolehnya dari sisi-Mu telah kuhabiskan seluruh umurku.

 

Ya Allah, bagi-Mu segala sanjung dan puja, selama-lamanya,

sanjugan yang kekal abadi, berlansung terus,

bertambah dan tak pernah habis, sanjung-puja seperti yang Engkau cintai dan Engkau ridhai.

 

Ya Allah, jika Engkau menuntutku karena kesalahanku,

aku akan menuntut-Mu dengan maaf-Mu

jika Engkau menuntutku dengan dosaku,

aku akan menuntut-Mu dengan ampunan-Mu

jika Engkau memasukkan aku ke dalam neraka,

aku akan memberitahukan kepada para penghuninya bahwa aku mencintai-Mu

 

Ya Rabbi, jika amalku kecil di samping ketaatanku padamu,

kedambaanku besar di samping harapanku kepada-Mu

 

Ya Allah, bagaimana mungkin aku kembali dari hadirat-Mu dengan tangan hampa yang Kautolakkan,

padahal sangka baikku akan anugrah-Mu

pastilah mengembalikanku dengan keselamatan dan rahmat-Mu yang Kaucurahkan.

 

Ya Rabbi, sudah aku habiskan umurku tengelam dalam kelalaian kepada-Mu;

telah aku hancurkan kemudaanku dalam kemabukan keterasingan dari-Mu.

Ya Allah, maka aku tidak bangun dari hari-hari ketertipuanku

dan keterperosokanku pada jalan kemurkaan-Mu.

Ya Allah, inilah aku hamba-Mu anak hamba-Mu menghadap-Mu

bertawasul kepada-Mu dengan kemurahan-Mu.

 

Ya Allah, akulah seorang hamba yang meninggalkan segala keadaan duka ketika menghadap-Mu dengan sedikitnya rasa maluku akan pandangan-Mu; aku mencari ampunan dari-Mu, karena ampunan adalah sifat kemurahan-Mu.

 

Ya Allah, aku tidak punya kekuatan untuk meninggalkan maksiatku kepada-Mu kecuali pada waktu Engkau bangunkan aku untuk mencintai-Mu. Dan sebagaimana Engkau inginkan aku untuk menjadi aku seperti sekarang ini, maka aku bersyukur kepada-Mu.karena Engkau telah memasukkan aku dalam anugrah-Mu dan karena Engkau telah membersihkan hatiku dari noda kelalaian pada-Mu.

 

Ya Rabbi, pandanglah daku

seperti Engkau memandang orang yang Kau panggil dia

lalu dia menjawab panggilan-Mu

yang Kau bimbing dia dengan bantuan-Mu lalu ia mantaati-Mu

Wahai Yang Dekat dan tidak menjauh dari orang yang kebingungan karenanya

Wahai Yang Pemurah tidak bakhil kepada siapapun yang mengharapkan pahalanya

 

Ya Allah, anugrahkan kepadaku hati yang kerinduannya mendekatkannya kepada-Mu

dan lidah yang ketulusannya mengankatnya kepada-Mu

dan padangan yang kebenarannya mendekatkanya pada-Mu

Ya Rabb, sungguh orang yang mengenal-Mu tidak akan diabaikan

yang berlindung kepada-Mu tidak akan dilalaikan

dan orang yang Kau hampiri tidak akan dibiarkan

 

Ya Allah, sesungguhnya orang yang mengambil jalan-Mu

akan mendapat pencerahan

orang yang berpegang kepada-Mu akan memperoleh perlindungan

Sungguh aku telah berlindung kepada-Mu

 

Duhai Allah, janganlah Kau sia-siakan

sangkaku akan kasih sayang-Mu

jangan Kau halangi aku dari santunan-Mu

Ya Robbi, tempatkan daku di antara para kekasih-Mu

pada tempat orang yang mengharapkan tambahan kecintaan-Mu

 

Ya Allah, ilhamkan kepadaku kerinduan

untuk berzikir kepada-Mu setelah berzikir kepada-Mu

Ilhamkan kepadaku keinginan untuk berada pada suka cita

kebahagiaan asma-Mu dan tempat kesucian-Mu

 

Ya Allah, karena-Mu dan hanya dengan ketentuan-Mu

Engkau masukkan daku pada tempat orang yang mentaati-Mu

dan tempat yang baik dari keridhaan-Mu

karena aku tidak mampu melindungi diriku

dan tidak sanggup memberikan manfaat padanya

 

Ya Allah, akulah hamba-Mu yang lemah penuh dosa

dan milik-Mu yang penuh noda

janganlah Engkau jadikan daku termasuk

orang yang Engkau palingkan wajah-Mu daripadanya

dan yang kelalaiannya telah menghalangi dari maaf-Mu

 

Ya Allah, anugrahkan kepadaku kesempurnaan kebergantungan kepada-Mu

terangilah pandangan hati kami dengan cahaya penghilatan kepada-Mu

sehingga mata hati kami menyobekkan tirai-tirai cahaya

dan mengantarkan kami pada mahligai kebeseran-Mu

dan arwah kami bergantung pada keagungan kesucian-Mu

 

Ya Allah, jadikan daku orang yang Kau panggil dia dan dia menjawab panggilan-Mu

yang Kau perhatikan dia, sehingga ia bergetar karena kebesaran-Mu

Engkau sambut dia secara rahasia dan ia beramal karena-Mu secara terbuka

Ya Allah, aku tidak biarkan keputusasaan mengalahkan sangka baikku kepada-Mu

dan tidak berputus harapanku akan keindahan kemurahan-Mu

Ya Rabbi, jika kesalahan telah menjatuhkan aku dari sisi-Mu

maka maafkanlah daku dengan seluruh kepasrahanku kepada-Mu

 

Ya Allah, jika dosa-dosa melemparkan aku dari kemuliaan anugrah-Mu

keyakinan telah mengangkatku kepada kemurahan kasih-Mu

 

Ya Allah, jika kelalaian telah menidurkan daku

dari persiapan untuk menemui-Mu

telah mambangunkan aku

pengtahuan akan kemurahan anugrah-Mu

 

YA Allah, jika besarnya hukuman-Mu telah memanggilku ke neraka

limpahan karunia-Mu telah memanggilku ke surga

 

Ya Rabb, kepada-Mu aku bermohon, kepada-Mu aku berpasrah dan berserah diri

Aku bermohon kepada-Mu agar Kau sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

Aku bermohon kepadamu agar Kau jadikan aku

termasuk orang yang selalu berzikir kepada-Mu, tidak melanggar perjanjian-Mu

tidak lalai dari bersyukur pada-Mu, tidak menganggap enteng perintah-Mu

Ya Rabbi, gabungkan aku dengan cahaya keagungan-Mu yang cemerlang

sehingga aku menjadi orang yang mengenal-Mu dan berpaling dari selain-Mu

serta takut dan selalu merasa diawasi-Mu, wahai Pemilik keagumgan dan kebaikan.

 

::::: Semoga Allah menyampaikan shalawat kepada Muhammad rasul-Nya dan keluarganya yang suci dan semoga Allah melimpahkan salam kepadanya sebanyak-banyaknya.

 

~ Dinni. H.

♥♥♥♥ ♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

4

Yaa Allah…

Apalah hamba ini?

Manusia hina yang terlahir dari tanah yang kotor

Hitam dan berlumpur…

Siapalah hamba ini?

Pencari petunjuk yang munafik

Yang tertawa dalam kemaksiatan

Dan menangis dalam kebaikan…

Kenapakah hamba ini?

Mencari Cinta sejati dengan niat suci

Menunggu teman pembawa kunci surga

Dan kekasih penerang jiwa di dunia dan akhirat

Sungguh…

Hamba tidak tahu apa-apa

Apa itu kebenaran hakiki?

Wujud Cinta yang dikasihi,

Dan kekasih yang diridhoi.

Lalu…

Apalah hamba ini?

Yaa Allah…

Engkaulah pencipta pasangan-pasangan hidup

Lalu salahkah hamba meminta kebaikan

Dan melihat firman-Mu terbukti?

Di satu sisi, sudut yang terang,

Aku mengajak kepada kebaikan

Dengan malantunkan Ayat-Ayat Mu Yang Maha Pengasih

Berniat bersama bergandeng tangan

Menuju jalan-Mu

Menuju naungan ’Arsy-Mu

Menuju surga firdaus-Mu, dan

Menuju rahmat dan ridho-Mu

Lalu… siapalah hamba ini?

Yaa Allah Yang Maha Bercahaya

Engkau adalah Sang Pencipta cahaya Cinta di hati,

Pencipta Cinta yang diridhoi

Murkakah Engkau jika hamba memiliki Cinta

Yang tercipta di bumi ini?

Jauhkah hamba dari-Mu jika hamba mencintai

yang baik?

Sungguh Engkaulah Penolong…

Maka Tolonglah Yaa Allah!

Tolonglah Yaa Allah!

Tolonglah! Tunjukkanlah yang lurus jalannya!

Yaa Allah Yang Menciptakan Cinta Kasih…

Jika yang di hati itu adalah kebaikan untuk hamba,

Dan jika hamba adalah kebaikan untuk yang ada di hati,

Maka satukanlah dalam rahmat-Mu

Yaa Allah Yang Menciptakan Keindahan Kasih Sayang…

Jika yang di hati adalah jawaban terhadap doa

Maka ridhoilah dengan ampunan-Mu

Tetapkanlah menuju surga-Mu

Yaa Allah Yang Maha Lembut…

Jika ternyata yang di hati adalah keburukan

bagi sesama, maka JAUHKANLAH

Jika ternyata yang terjadi adalah kemurkaan-Mu

terhadap sesama, maka AMPUNILAH

Jika ternyata yang dijalani adalah kesesatan

maka BERILAH PETUNJUK kepada yang bercahaya,

yang lurus jalannya dan yang diridhoi

Hamba memohon dengan sangat

Hamba memohon dengan sangat

Hamba memohon dengan sangat

Hati yang terjaga, Cahaya yang benderang dan Cinta yang diridhoi!

… Aku sungguh mencintainya karena Allah, Allah, Allah …

To someone in deepest of my heart

 

Sumber : Renungan N Kisah Inspiratif