Sebagai Muslimah

2

Menghembuskan Nafas..
Mengelus dada..
Mulut pun berucap sabar..sabar..harus tetep sabar..!!!

Hadapi dan jalani saja dengan senyuman..
Tak boleh kujadikan beban..
Harus tetap tunjukan sosok yang dapat mencerminkan kepribadian yang terbaik dan memberikan tauladan yang baik,sehingga mampu bertanggung jawab,bijaksana,dewasa,dan tetep menjadi sosok yang kokoh,tegar,nan tanguh..sebagai
muslimah..

~ Dinni Hanidah ^^

Iklan

KARENA AKU SEORANG WANITA

0

Tidak semua wanita berjilbab itu shalehah….

Tapi, wanita shalehah itu pasti berjilbab…

 

Jika hidup ini adalah pilihan, kenapa hanya sedikit wanita yang memilih untuk menjadi wanita shalehah ???

Yang hidupnya dikagumi dunia dan di nanti di surga.

Jika Allah SWT menjadikan islam itu mudah, bukan berarti hal yang wajib menjadi sunnah untuk dilaksanakan dan jika berjilbab itu wajib, bukan berarti seorang wanita bisa seenaknya pamer aurat  akan kecantikan fisiknya sehinnga entengnya mengatakan “ aku belum siap…belum siap…dan belum siap” kata-kata yang sering terlontar, mau sampai kapankah engaku seperti itu????

Emangnya kau dapat menjamin Allah akan memberikan kesempatan dengan waktu yang lama untukmu??? OOOOOOhhhhh NO !!!!!

Kita tak pernah tau azal kita kapan, mungkin bisa tahun depan ^mungkin^,tahun ini ^mungkin^,bulan depan ^ mungkin^,bulan ini ^mungkin^,minggu depan ^mungkin^,minggu ini ^mungkin^,lusa ^mungkin^,besok ^mungkin^,beberapa jam lagi ^mungkin^,beberapa menit lagi atau malah beberapa detik lagi dari sekarang ^mungkin^… karena kita tak pernah tau… masih mau mengatakan belum siapkah?????? Mau sampai kapan kawan?????

Dan tak lupa bukan hanya bagian luar/secara fisik yang kau jilbabi tapi hatimu juga pun wajib kau jilbabi agar kecantikan dirimu sebagai muslimah sungguh indah mempesona….

 

Wajib tetap harus dilaksanakan dan dosa pun tetap ditulis, dan ini merupakan ketetapan-Nya.  Allah pun menjelaskan dalam Al-Qur’an.

Bismilllah….

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung ( QS. An-Nuur:31)”.

 

Aku memang tak pandai seperti Ibu megawati yang bisa menjadi  Seorang Presiden yang dengan dalilnya, bisa lebih merdeka, yang dengan janjinya kita bisa kaya. Tapi aku tak ingin seperti beliau, Kau tau kawan kenapa????? Karena dalam surah An-nisa Allah menjelaskan, bismillah…. “Ar Rijalu Qowamuna ‘alannisa” kaum laki-laki  adalah pemimpin bagi kaum wanita, sehinnga dengan berarti laki-laki lebih baik daripada wanita untuk jadi seorang pemimpin.

Lagi-lagi karena aku seorang wanita

Aku memang tak pandai menggugat dan bersuara, bukan karena aku tak mempunyai keberanian yang menyala, bukan karena aku menutup mata, bukan karena aku menutup telinga dan bukan pula karena aku adalah seorang wanita. Kau tau kenapa kawan ?????  karena aku suka bertindak dengan realita dan aksi yang nyata, karena aku suka menanggapi semua dengan lemah lembut khasnya wanita, karena aku lebih suka mendekat dengan tajamnya rasa. Kau tau kenapa kawan ?????  karena aku seorang wanita.

 

Aku memang tak pandai bersolek yang dilakukan kebanyakan kaum hawa yang biasa menampilkan perhiasan hingga membuat kaum adam terbuai dosa, baik disengaja ataupun tidak. kau tau kenapa kawan ?????  karena aku seorang wanita yang dimuliyakan dalam islam yang tertera dalam Al-Qur’an untuk menutup aurat, karena yang boleh ditampakannya hanya kepada muhrimnya. Kau tau kenapa kawan ?????   karena islam sangat menghormati seorang wanita  sehingga seorang wanita shalehah seperti mutiara didasar laut. Katakankah kawan “ aku seorang wanita yang akan selalu belajar mengikuti jejak ketegaran dan kesabaran siti khadijah dan para shohabiyahnya, siti khadijah ialah istri Rasulullah sebagai wanita muslim pertama yang bersyahadat pada Allah dan Rasul-Nya.

Ayooo……kawan kita bermuhasabah…. dalam perubahan yang selalu…selalu…selalu jadi sosok lebih baik dimata Allah…. !!!!!      “SEBELUM TERLAMBAT KAWAN”

Wawallahu a’lam bisoab….^______^

 

~ Dinni. H.

Anggapanku

0

ana selalu beranggapan muslimah sejati mestilah wanita yg beriman kpd Allah Swt, rasulnya..

 

di sini ana ingin berkongsi dgan semua muslimat yg ada di dunia ini dgn secebis ilmu n kefahaman yg ana ada regarding on muslimah sejati…

 

muslimah sejati…

kau, mawardah yg berkembgan d taman2 syurga…

indahmu bkn pd wajah, tp pada akhlak n tingkah lakumu..

 

muslimah sejati..

kau kirana, dr keturunan terpilih,

lembutmu tak bererti kau mudah di jual beli,

kau mampu menyaingi lelaki dlm berbakti,

lembut bkn hiasan,

di sebalik bersih wajahmu, disebalik tabir drimu,

ada rahsia tersembunyi,

tersembunyi dlm dri,itulah skeping hti yg tkut pda ilahi,

berpgang pda janji mengabdikan diri pada Allah Swt…

 

disini ana ingin mengetengahkan perbezaan wanita dan muslimah…

 

Perempuan vs Muslimah???

 

Perempuan

Apabila teruna memerhatikan dikau,

Kau membalas renungan matanya

Pabila teruna mendekati selangkah,

Kau datang berpuluh langkah

Pabila teruna memujuk rayu,

Kau lemah dalam pangkuannya

Pabila teruna memberi harapan,

Kau hanyut dalam angan langkah

 

Muslimah

Pabila teruna memandang dikau,

Kau tunduk mengelak panah syaitan

Pabila teruna mendekati selangkah,

Kau berundur beribu langkah

Pabila teruna memujuk rayu,

Kau anggap itulah kalimah iblis syaitan

Pabila teruna menutur harapan indah,

Kau yakin janji-Nya lebih bahagia di sana

Kerana kau mengerti dan menyedari

Akan erti maruah peribadi sejati

Yang diselaputi iman yang hakiki

Yang tidak semudah itu

 

Siapakah kita????renung2kanlah

 

muslimah sejati>>>>> AR-RUHUL JADID

 

to muslimah out there, do take care of urself…

 

jga diri, hiasi peribadi…

 

wallahualam….

 

~ Dinni. H.

Seuntai Kata

0

Bismillah

 

Muslimah Islam..

Beginilah jalanmu..

Tundukkanlah pandanganmu..

Keraskanlah suaramu..

Seriuskanlah perwatakanmu..

Tampilkan ketegasanmu..

Bila engkau di depan atau di belakang..

Atau di kiri atau di kanan lelaki..

Walau atas apa alasan sekalipun..

Ketuk keegoan mereka..

Bangkitkan mereka dari mimpi..

Jelaskan dengan amalmu..

Bahawa percampuran bukan caranya..

Bahawa keseronokan adalah palsu..

Bahawa di sini tiada kebahagiaan..

Hanya kehancuran..

 

Andaikan engkau belum berkahwin..

Ingatlah janji tuhan..

Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik..

Jangan menggadaikan maruahmu semata-mata..

Kerana seorang lelaki..

Jangan memakai pakaian yang menampakkan susuk tubuhmu..

Hanya untuk menarik perhatian dan memikat kaum lelaki..

Kerana engkau bukan memancing hatinya tetapi merangsang nafsunya..

 

Muslimin yang baik tidak melihat paras rupa..

Muslimin yang soleh tidak memilih wanita yang terdedah auratnya..

Muslimin yang warak tidak memilih wanita melalui keayuan dan kemanjaannya..

Serta kemampuan menggoncang iman mereka..

Tapi, muslimin yang baik menilai wanita melalui akhlaknya..

 

~ Dinni. H.

^___________^

0

Bismillairohmanirrohim

Assalamu’alaykum wr.wb

Ya Ikhwah Fillah yang dimuliakan oleh Allah SWT…Sesungguhnya segala kenikmatan syurga tidaklah dikhususkan untuk laki-laki saja sehingga wanita tidak mendapatkannya akan tetapi syurga adalah untuk orang-orang bertaqwa, Allah SWT. berfirman :

“(Syurga) disediakan untuk orang-0rang yang bertaqwa” (QS Ali ‘Imran : 133)

Namun Allah telah menjadikan laki-laki terpikat dan merindukan syurga karena mengingat bidadari-bidadari dan wanita-wanita di syurga, dan yang seperti itu tidak disebutkan untuk wanita. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor :

1. Umumnya wanita mempunyai rasa malu dan karena inilah Allah SWT. tidak menjadikan mereka terpikat de-ngan apa yang mereka malu kepada-nya.

2. Kerinduan seorang wanita akan lelaki tidaklah seperti kerinduan se-orang laki-laki kepada wanita -sebagaimana sudah diketahui-, karenanya Allah SWT. pun menjadikan lelaki me-rindukannya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

”Tidaklah ada fitnah yang aku tinggalkan sesudahku yang lebih berbahaya dari pada wanita bagi lelaki” (HSR. Bukhari dan Muslim)

Adapun wanita, mereka pun dijadikan oleh Allah SWT. merindukan aneka perhiasan dari jenis-jenis pakaian bagus dan permata melebihi kerinduan lelaki akan hal itu.

3. Syaikh Ibnu Utsaimin berkata: “Sesungguhnya Allah SWT. menyebutkan istri untuk suami karena suamilah yang mencari mereka dan merekalah yang menginginkan wanita sehingga disebutkanlah istri-istri untuk lelaki di syurga dan tidak menyebut sebaliknya. Dan ini bukanlah berarti bahwa wanita di syurga tidak akan mempunyai suami. Akan tetapi mereka kelak akan mempunyai suami dari jenis manusia juga” (Al-Majmu’ Ats Tsamin (1/175)

Keadaan-keadaan Wanita di Dunia

1. Mereka meninggal sebelum sempat menikah atau mereka meninggal setelah diceraikan suaminya dan belum sempat menikah dengan yang lain. Maka Allah akan menikahkan mereka di syurga dengan seorang lelaki dari penduduk dunia, berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

”Di syurga tidak ada orang yang membujang (tidak mempunyai pasangan)” (HSR. Muslim)

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata: “Apabila seseorang belum menikah, yakni seorang wanita di dunia ini maka sesungguhnya Allah SWT. akan menikahkannya dengan siapa yang ia tertarik dengannya di syurga”

 

2. Mereka sudah menikah akan tetapi suaminya tidak bersamanya di syurga –semoga Allah melindungi kita dari hal ini-

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata: ”Seorang wanita apabila termasuk ahli syurga..…sedang suaminya tidak termasuk ahli syurga maka sesungguhnya bila ia masuk syurga maka disana ada lelaki ahli syurga yang akan memperisterikannya“ maksudnya akan menikah dengan salah seorang dari mereka.

3. Wanita yang meninggal setelah sempat menikah, maka saat di syurga ia untuk suaminya yang dahulu.

4. Wanita yang suaminya meninggal kemudian ia tetap tidak menikah setelah kematian suaminya hingga ia pun meninggal, maka dia tetap menjadi isterinya di syurga.

5. Wanita yang suaminya meninggal dan kemudian menikah dengan yang lainnya, maka dia untuk suami yang paling terakhir walaupun sempat menikah berkalikali, berdasarkan sabda Rasulullah SAW :

“Wanita itu adalah untuk suami terakhirnya”. (HSR. Abu ‘Ali Al-Haraani Al-Qusyairi, Abu Syaikh dan Al-Baghawy)

Dan berdasarkan perkataan Hudzaifah ……. kepada isterinya : “Jika engkau tetap ingin menjadi isteriku di syurga maka janganlah menikah dengan siapapun sepeninggalanku, sesungguhnya wanita saat di syurga adalah untuk suami terakhirnya di dunia. Karena itulah Allah .SWT. pun mengharamkan isteri-isteri nabi untuk dinikahi oleh orang lain sepaninggalannya, karena mereka itu kelak akan tetap menjadi isteri-isterinya di syurga.

Wa’alaikumsalam Wr.Wb

 

Dinni. H.

^___ Hidup Seorang Muslim ___^

0

Bismillah….

 

Hidup seorang muslim hendaknya selalu berada pada dua hal: Hal bersyukur dan sabar. Jika ia sehat, ia bersyukur dan gunakan kesehatannya untuk melakukan pekerjaan yang bermanfaat. Sebaliknya, jika sakit, ia ikhlas dan bersabar sambil terus menerus berusaha mengobatinya, disertai dengan sikap tawakal pada Allah.

 

 

Hidup seorang muslim hendaknya selalu berada pada dua hal:

Hal bersyukur dan sabar. Jika ia sehat, ia bersyukur dan gunakan

kesehatannya untuk melakukan pekerjaan yang bermanfaat.

Sebaliknya, jika sakit, ia ikhlas dan bersabar sambil terus menerus

berusaha mengobatinya, disertai dengan sikap tawakal pada Allah.

Ia sadar, Allah-lah zat yang mampu menyembuhkan penyakitnya.

Dalam kaitan ini Allah berfirman :

” (Yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dia-lah yang

memberi petunjuk. Dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan

minum kepadaku. dan apabila aku sakit, Dia-lah Yang menyembuhkan

aku. Dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan

aku (kembali). Dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni

kesalahanku pada hari kiamat.” – Asy Syu’araa’; 26: 78 -82.

 

Oleh karenanya berobat termasuk salah satu perintah dalam ajaran Islam.

Rasulullah bersabda : “Setiap penyakit ada obatnya, maka berobatlah kamu

sekalian, tetapi jangan berobat dengan sesuatu yang diharamkan”

Di samping itu ada hal yang perlu diingatkan, untuk tidak berobat ke dukun

mistik, paranormal yang mengerti ilmu gaib.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

“Barangsiapa yang mendatangi dukun peramal (kahin), maka sungguh dia

telah kufur kepada apa (Al Qur’an) yang diturunkan kepada Nabi Muhammad

Shalallahu ‘Alaihi Wasallam”

Rasulullah sendiri tidak mampu meramalkan yang gaib, yang akan terjadi

pada dirinya. Allah berfirman :

” Katakanlah aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak

pula menolak kemudaratan, kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya

aku mengetahui yang gaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-

banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudaratan. Aku tidak lain hanyalah

pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang

beriman.” – Al-A’raaf ; 7: 188

 

Penyakit itu kadang kala datang dengan tiba-tiba, sementara penyembuhannya

kadangkala membutuhkan waktu lama. Tidak ada sikap yang perlu dipegang

selain bersabar dan bertawakal kepada Allah SWT.

Rasulullah bersabda :

“Jauhilah olehmu segala yang diharamkan, maka pasti engkau akan menjadi

orang yang paling taat beribadah. Bersikaplah ridha terhadap segala apa yang

telah Allah tetapkan kepadamu.” (HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah)

Dalam hadist lain Rasulullah bersabda pula :

” Aku bangga dengan seorang muslim, jika menimpa kepadanya suatu musibah

ia ikhlas dan bersabar. Jika mendapatkan kebaikan, ia memuji Allah dan

bersyukur. Sesungguhnya muslim itu pada segala aktivitasnya selalu akan

mendapatkan pahala dari Allah sekalipun pada sesuap nasi yang ia masukkan

ke dalam mulutnya.” (HR Imam Baihaqi dari Sa’ad)

Disamping kesabaran dan ketabahan, juga harus memiliki sikap husnu-zhan

(berbaik sangka) kepada Allah SWT. Apa yang terjadi pada si sakit adalah

kebaikan buat dirinya. Rasulullah bersabda :

“Aku bangga dengan orang mukmin, sesungguhnya Allah SWT tidaklah

menetapkan suatu keputusan, kecuali akan berakibat baik kepadanya.”

(HR Ibnu Hibban dari Anas)

“Aku heran dengan mukmin yang gelisah menghadapi penderitaan sakitnya.

Jika ia mengetahui sesuatu (pahala) yang terdapat pada sakitnya, ia pasti

akan mengharapkan sakit tersebut sehingga bertemu dengan Allah SWT.”

(HR Thabrani dari Ibn Mas’ud)

 

Berbaik sangka kepada Allah akan melahirkan persangkaan baik pula kepada

sesama manusia. Prinsip semacam inilah yang akan melahirkan sikap saling

mengerti, saling memahami, senasib sepenanggungan, saling merasakan

(empati), serta suka dan duka dirasakan bersama.

Menjenguk orang yang sakit adalah puncak dari rasa persaudaraan yang harus

dimiliki dan dikembangkan oleh setiap muslim. Tiada iman tanpa ukhuwah (rasa

persaudaraan) yang mendalam. Rasulullah bersabda :

” Engkau lihat orang-orang mukmin dalam sayang menyayanginya, saling

mencintai dan saling mengerti, adalah seperti satu tubuh. Apabila satu anggota

tubuhnya sakit, maka yang lainnya akan merasakan pula panas dan demamnya.”

(HR Ahmad dari Abu Umamah).

 

wawallahu a’alam bisoab..

 

~ Dinni. H.

For what a muslim is all about ???

0

You action are observed by others through your behavior and manner.You become the example For what a muslim is all about?..

It is the duty of every muslim of every muslim,male or female,young or old,to be a witness of Almighty Allah among the people.When people see a muslim,they should see a good person,a person of truth,of sincerity and of virtue.A muslim’s life should be an open invitation through wich people see the beauty of islam and find it an interesting code of ethics and teaching to follow.Allah most High says in the Al-Qur’an:”Thus we have appointed you a middle community in order that you may be witnesses towards humankind and that the messengger may be a witness toward you (Al-Baqarah:143). All muslims must give da’wah through their good islamic life as individuals,as famillies and as comunities.People who come into contact with them should see islam as a living and partical faith that make the life of human beings better…^^

 

~ Dinni. H.